Berita

Mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli ke Jokowi Soal PDB 2045: Biasakanlah Bicara Kebenaran, Jangan Kasih Mimpi!

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 13:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Capaian ekonomi dan cita-cita Presiden Joko Widodo terkait dengan perekonomian nasional tak masuk diakal ekonom senior Rizal Ramli.

Pasalnya, pemilik nama dengan akronim RR ini melihat pernyataan Jokowi dalam acara Kongres Ekonomi Umat 2 MUI bertajuk "Arus Baru Penguatan Ekonomi Indonesia" yang digelar pada Jumat (10/12), bertolak belakang dengan kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini.

RR menyebutkan, selama dua periode pemerintahannya, Jokowi tidak pernah mencatatkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga lebih dari 7 persen.


Sehingga, keyakinan Jokowi tentang Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 23.000-27.000 dolar Amerika Serikat pada 2040-2045 adalah angan-angan semu yang tak berdasar. Karena ntuk mencapai angka tersebut dibutuhkan rata-rata pertmuhan ekonomi berada di kisaran 7,5-8 persen per tahun hingga 2045.

Hal itu disampaikan oleh ekonom senior, Rizal Ramli menanggapi pernyataan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian pembukaan Kongres Ekonomi Umat ke-2 Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2021 di Jakarta, Jumat (10/12).

"Kok Pak Presiden tega-teganya sih kasih PHP (Pemberi Harapan Palsu), ngibul pula," ujar Rizal Ramli seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL di video yang diunggah akun YouTube Bravos Radio Indonesia, Senin (13/12).

Mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur itu mengaku tak yakin dengan target pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai Presiden Jokowi. Karena dia mengalkulasi, ekonomi Indonesia harus tumbuh di atas 8 persen sampai 2045 nanti untuk merealisasikan hal tersebut.

"Wong bisanya selama ini cuma 5 persen kok, kok PHP lagi PHP lagi di forum yang sangat mulia ini," kata Rizal.

Rizal pun menyinggung Presiden Jokowi agar berbicara kebenaran dan sesuai fakta. Apalagi, berbicara di forum MUI yang merupakan gabungan para ulama dari berbagai organisasi Islam.

"Jadi kita biasakanlah di forum yang mulia ini, itu bicara kebenaran, untuk bicara fakta, jangan kasih mimpi yang tidak mungkin terealisir," pungkas Rizal.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya