Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ditolak NASA, Desain Pesawat Hipersonik Canggih Ini Justru Dikembangkan China

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 09:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China tengah mengembangkan dan menguji mesin pesawat hipersonik kembar baru berdasarkan desain yang telah ditolak NASA lebih dari dua dekade lalu.

Dikutip dari The Telegraph, tim peneliti China tengah mengembangkan pesawat hipersonik yang mampu menerbangkan 10 orang ke mana saja dalam waktu satu jam pada 2035.

Pesawat hipersonik dapat terbang dengan kecepatan Mach 5, lima kali kecepatan suara, atau sekitar 3.800 mil per jam atau 6.100 km/jam. Pesawat tersebut lebih sulit dideteksi dan dilawan jika digunakan untuk mengirimkan senjata seperti rudal nuklir.


Mereka biasanya mengandalkan satu mesin di perut pesawat.

Menurut South China Morning Post, tim dari Universitas Aeronautika dan Astronautika Nanjing telah berhasil menguji prototipe dengan dua mesin di sisi pesawat.

Pengembangan pesawat itu didasarkan pada desain pesawat X Two-Stage Vehicle (TSV) oleh seorang teknisi kelahiran China, Ming Han Tang. Itu merupakan program hipersonik awal NASA pada akhir 1990-an.

Dikenal sebagai program Boeing Manta X-47C, kelayakannya sedang dieksplorasi, tetapi pemerintah AS dilaporkan menundanya pada tahun 2000-an karena biaya tinggi dan kesulitan teknis, dengan cetak biru untuk prototipe akhirnya dideklasifikasi pada tahun 2011.

Universitas Nanjing kini telah menguji versi desain di terowongan angin yang mensimulasikan kondisi penerbangan dari 4 Mach hingga 8 Mach selama beberapa detik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya