Berita

Pertemuan delegasi G7 di Liverpool, Inggris/Net

Dunia

G7: Agresi Militer Rusia Terhadap Ukraina Akan Memiliki Konsekuensi Besar

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 07:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok tujuh kekuatan ekonomi dunia, G7, memberikan peringatan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Jika menyerang Ukraina, Rusia akan menghadapi konsekuensi yang besar.

"Rusia seharusnya tidak ragu bahwa agresi militer lebih lanjut terhadap Ukraina akan memiliki konsekuensi besar dan biaya besar sebagai tanggapan," kata pernyataan bersama delegasi G7 pada Minggu (12/12).

Bertemu di Liverpool, Inggris utara, delegasi G7 mengatakan mereka bersatu mengecam pembangunan militer Rusia di dekat Ukraina. Mereka juga meminta Moskow untuk mengurangi ketegangan.


"Kami menegaskan kembali komitmen teguh kami terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina, serta hak negara berdaulat untuk menentukan masa depannya sendiri," tambah pernyataan bersama tersebut.

Data dari intelijen Amerika Serikat (AS) menunjukkan, Rusia dapat merencanakan serangan multi-front di Ukraina pada awal tahun depan yang melibatkan hingga 175 ribu tentara.

Kremlin menyangkal pengerahan pasukannya untuk menyerang Ukraina, dan mengatakan Barat dicengkeram oleh Russophobia. Moskow justru mengatakan perluasan NATO mengancam Rusia dan telah melanggar jaminan yang diberikan kepadanya ketika Uni Soviet runtuh pada 1991.

Sementara itu, Putin telah menuntut jaminan keamanan yang mengikat secara hukum bahwa NATO tidak akan memperluas lebih jauh ke timur atau menempatkan senjatanya dekat dengan wilayah Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya