Berita

Sahabat Ganjar saat memberi bantuan warga terdampak letusan Gunung Semeru/RMOL

Politik

Bantu Pengungsi Semeru, Sahabat Ganjar Berikan Trauma Healing

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 06:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kondisi pasca erupsi Gunung Semeru menyebabkan para pengungsi sangat membutuhkan perhatian, khususnya anak-anak.

Sebagai wujud kepedulian kepada korban bencana di Kawasan sekitar Gunung Semeru, Sahabat Ganjar mengunjungi posko erupsi di SMA Negeri 1 Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/12).

Selain di Kecamatan Candipuro, Sahabat Ganjar DPC Malang Raya juga memberikan bantuan kepada pengungsi di Desa Oro Oro Ombo, Dusun Kalilengkong, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.


Bantuan yang didistribusikan berasal dari hasil donasi yang dikumpulkan relawan Sahabat Ganjar seluruh Indonesia. Bantuan yang diberikan berupa logistik, kebutuhan lansia, snack untuk anak-anak dan obat-obatan.

Kegiatan Sahabat Ganjar Sabtu (11/12) memberikan bantuan berupa pembagian makanan cepat saji, serta logistik, bahan makan, dan kebutuhan balita kepada para pengungsi di dua posko pengungsian.

Selain itu, program trauma healing juga diterapkan bagi anak-anak pengungsi korban bencana Semeru.

Salah satu kiatnya, Sahabat Ganjar mendatangkan badut dan membagikan hadiah dari kuis yang diadakan Sahabat Ganjar. Tujuannya, untuk menghibur anak-anak di posko pengungsian, agar mereka bisa pulih dan tidak lagi ada rasa trauma.

Dengan memberi bantuan, Sahabat Ganjar berharap dapat membantu mencukupi kebutuhan warga terdampak letusan Gunung Semeru.

Ditemui saat membagikan makan malam kepada para pengungsi, Perwakilan DPC Sahabat Ganjar Masruri Ridwan menyampaikan harapannya.

“Sebagai relawan Bapak Ganjar Pranowo berharap agar apa yang kami lakukan ini dapat ditiru oleh kelompok relawan lain. Tidak hanya secara materi, namun juga semangat dan motivasi untuk saling bergotong royong, itu yang terpenting,” tegas Masruri.

Sahabat Ganjar dalam gerakan sosial yang dilakukan pada hari ini selalu melakukan protokol kesehatan yang ketat yaitu dengan menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan masker guna mempersempit penyebaran virus Covid-19.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya