Berita

Ilustrasi Kendaraan udara tak berawak (drone)/Net

Dunia

Dijatuhkan di Donetsk, Drone Ukraina Tewaskan Dua Tentara Separatis

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 00:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Drone atau kendaraan udara tak berawak (UAV) yang dijatuhkan oleh pasukan keamanan Ukraina ke wilayah Donetsk dilaporkan telah menewaskan dua orang.

Menurut pejabat Republik Rakyat Donetsk, UAV Ukraina menjatuhkan bahan peledak di dekat stasiun transportasi umum pada Jumat (10/12).

Ketika itu bahan peledak tidak meledak, dan tentara datang untuk melucuti senjatanya. Namun, ketika operasi sedang berlangsung, sebuah ledakan terjadi yang menyebabkan satu tentara tewas dan seorang lainnya terluka.


"Satu tentara tewas seketika, dan seorang pembela republik kita yang terluka oleh ledakan, sayangnya, meninggal di rumah sakit pagi ini," kata pejabat itu, seperti dikutip Mehr News Agency, Minggu (12/12)

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat para pahlawan yang terbunuh," tambahnya.

Sehari sebelumnya, Kamis (9/12), Rusia memperingatkan Ukraina untuk mencoba merebut kembali kendali atas wilayah-wilayah di bawah kendali separatis.

Sejak April 2014, pemerintah Ukraina telah melakukan operasi militer terhadap republik yang memproklamirkan diri Donetsk dan Lugansk.

Prospek perdamaian telah dibahas dalam berbagai format, termasuk Grup Kontak di Minsk, yang telah mengadopsi tiga dokumen yang ditujukan untuk menyelesaikan konflik sejak September 2014.

Namun demikian, pertempuran di wilayah tersebut terus berlanjut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya