Berita

Anggota Panitia khusus (Pansus) rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Ahmad Baidhowi/Net

Politik

Pansus RUU IKN: Isu Tukar Guling Lahan Kecurigaan Yang Biasa Saja

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Isu tukar guling di lahan ibu kota negara (IKN) mencuat dalam sebuah laporan dalam bentuk video yang diunggah Narasi dalam Channel YouTube Mata Najwa, Kamis (9/12).

Isu itu muncul tidak lain setelah adanya temuan 144 izin konsesi lahan yang dimiliki korporasi di lahan IKN setelah diperluas dari 180.965 hektare tahun 2019 meluas pada tahun 2020 menjadi 256.142 hektare.

Bagi Anggota Panitia khusus (Pansus) rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Ahmad Baidhowi, kecurigaan semacam itu adalah hal wajar dan selalu terjadi dalam setiap pembahasan kebijakan baru.


"Kecurigaan seperti itu ya biasa saja," ujar politisi yang karib disapa Awiek ini, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/12).

Awiek berharap pemerintah segera memberi penjelasan terkait staus lahan konsesi itu dan siapa pemegang hak pengelolaan lahan tersebut.

"Makanya terkait dengan status lahan-lahan di IKN harus diperjelas, statusnya seperti apa gitu loh," katanya.

Lanjut legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, ketika negara memerlukan lahan konsesi untuk pembangunan, maka tinggal diselesaikan dengan negosiasi bersama pemegang hak konsesi tersebut.

"Kalau statusnya hak guna, kan sewaktu-waktu bisa ditarik oleh negara tinggal kompensasi kerugiannya seperti itu, kan itu namanya orang punya usaha," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya