Berita

Papan peringatan bahaya Covid-19 di bandara di Rusia/Net

Dunia

Varian Omicron Semakin Mengkhawatirkan, Rusia Tutup Pintu untuk 9 Negara

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia pada Jumat (10/12) melarang masuk warga dari sembilan negara terkait infeksi virus corona, terutama setelah munculnya varian Omicron yang meresahkan dunia.  

Rusia sendiri telah mencatat dua kasus Omicron baru-baru ini yang terkait dengan kepulangan dua warganya dari Afrika Selatan.

Mereka yang dilarang masuk adalah warga dari Zimbabwe, Hong Kong, Madagaskar, Mozambik, Namibia, Botsnawa, Tanzania, Eswatini, dan Afrika Selatan, menurut laporan AFP.


Larangan masuk ini sekaligus membatalkan aturan pengecualian sebelumnya untuk pemegang paspor diplomatik dan visa bisnis, serta untuk beberapa kategori lainnya.

Dekrit terbaru yang dikeluarkan pada Jumat (10/12) ditandatangani oleh Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin.

Sebelumnya, pusat krisis wabah virus corona melaporkan bahwa masuknya orang asing yang tinggal di Hong Kong atau di beberapa negara Afrika akan dibatasi karena penyebaran jenis infeksi baru.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian B.1.1.529 yang diidentifikasi di Afrika Selatan sebagai varian yang perlu diwaspadai yang diberi nama varian Omicron.

Dalam pernyataannya pada 26 November lalu, WHO mencatat bahwa Omicron memiliki sejumlah besar mutasi, beberapa di antaranya mengkhawatirkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya