Berita

ilustrasi/Net

Dunia

Pimpinan Partai Komunis Rusia Minta Sistem Pemilihan Online Dihapus

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Petinggi Partai Komunis Rusia Gennady Zyuganov mengajukan rancangan undang-undang yang akan menghapuskan pemungutan suara online pada Kamis (9/12) waktu setempat.

Mosi tersebut diajukan Zyuganov bersama kelompok yang dipimpinnya setelah menilai bahwa sistem pemilihan elektronik baru yang memungkinkan warga memilih secara digital telah menyebabkan masalah serius selama pemilihan parlemen yang diadakan pada September lalu.

“Langkah ini harus diambil sampai sistem pemungutan suara elektronik jarak jauh dikembangkan sepenuhnya, memungkinkan prinsip-prinsip dasar pemilihan direalisasikan pada tingkat teknis, organisasi, dan hukum,” kata pernyataan kelompok tersebut, seperti dikutip dari Russian Today, Jumat (10/12).


Anggota parlemen dari Partai Komunis berpendapat bahwa pemilihan parlemen, yang berlangsung antara 17-19 September, menunjukkan pemilihan yang diadakan secara jarak jauh dengan sitem elektronik tersebut tidak meyakinkan. Mengatakan pemungutan suara online tidak boleh digunakan lagi sampai dapat diperbaiki.

Partai Komunis sebelumnya mengumumkan bahwa mereka tidak akan menerima hasil pemungutan suara online Moskow dalam pemilihan September, yang menjadikannya berada di posisi kedua dengan 20 persen suara, satu tingkat di bawah partai Rusia Bersatu yang saat ini berkuasa.

Rusia Bersatu, yang mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin, mempertahankan mayoritas supernya, yang memungkinkannya meloloskan reformasi konstitusi tanpa dukungan dari kelompok parlemen lainnya. Namun, beberapa tokoh oposisi menuduh Moskow mencurangi pemilihan, meskipun partai-partai anti-Kremlin memperoleh keuntungan di beberapa daerah.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya