Berita

Ketua Umum Aliansi Ulama Madura, KH Ali Karrar Shinhaji/Repro

Politik

Ulama Madura: Abu Janda dan Jenderal Dudung Hina Agama, Ada Apa di Negeri Ini?

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aliansi Ulama Madura merasa kecewa terhadap jajaran penegak hukum yang seolah tidak mampu menindak tegas pelaku dugaan penistaan agama seperti Abu Janda dan Denny Siregar.

Kekecewaan itu disampaikan Ketua Umum Aliansi Ulama Madura, KH Ali Karrar Shinhaji, saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI, Selasa lalu (7/12).

"Seorang Abu Janda ini ngata-ngatain ulama, (tapi) enggak pernah diproses hukum," kata Ali Karrar dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh.

Ali Karrar juga membantah kabar yang beredar selama ini bahwa Abu Janda adalah kader Pemuda Ansor, badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama.

"Dari tahun 1994 sampai 2014 saya aktif (sebagai pengurus Ansor), orang ini (Abu Janda) enggak pernah ada. Seakan-akan dimunculkan sedemikian rupa, diproteksi sedemikian rupa, untuk menghina kami ulama, ini kok kebal hukum, kenapa?" terangnya.

Selain dua nama itu, Ali Karrar juga menyinggung pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman, yang menyebut jangan belajar agama terlalu dalam.

"Apalagi sekarang masyaAllah, KSAD Dudung juga menghina agama kami, ini ada apa di negeri ini?" tandasnya.

Populer

Jokowi Kumpulkan Relawan di GBK, Sekjen PDIP: Banyak Manipulasi

Senin, 28 November 2022 | 05:22

Jateng, UMR Paling Rendah di Tanah Air

Sabtu, 03 Desember 2022 | 02:48

Ubed: Gugatan Cucu Bung Hatta Terhadap Jokowi Beri Warna Politik Baru Saat Krisis Demokrasi

Sabtu, 03 Desember 2022 | 20:40

Ferry Mursyidan Baldan Diduga Terkena Serangan Jantung usai Minum Obat Sakit Gigi di Parkiran Bidakara

Jumat, 02 Desember 2022 | 15:46

Kepala BP2MI Minta Perang, Andi Sinulingga: Di Otaknya yang Berbeda Itu Lawan

Minggu, 27 November 2022 | 23:01

Presiden Jokowi Seharusnya Malu Digugat Cucu Bung Hatta

Minggu, 04 Desember 2022 | 11:28

Analisis Hukum Kasus Ferdy Sambo

Sabtu, 26 November 2022 | 04:42

UPDATE

Beijing: Kerja Sama AS- UE Tidak Boleh Menargetkan Pihak Ketiga, Termasuk China

Selasa, 06 Desember 2022 | 08:04

Hari Ini, Rapat Paripurna DPR Akan Sahkan RKUHP

Selasa, 06 Desember 2022 | 08:01

Dorong Transisi Energi, Raja Maroko dan OCP Grup Teken Investasi Hijau Baru

Selasa, 06 Desember 2022 | 07:52

Korban Tewas Bencana Longsor Kolombia Bertambah Jadi 34

Selasa, 06 Desember 2022 | 07:40

Menuju Nataru, Seluruh Wilayah Indonesia Perpanjang PPKM Level 1

Selasa, 06 Desember 2022 | 07:35

Drone Ukraina Berhasil Tembus Lapangan Udara Ryazan dan Saratov, Tiga Tentara Rusia Tewas

Selasa, 06 Desember 2022 | 07:24

Rendahnya UMP Jawa Tengah Jadi Batu Sandungan Bagi Ganjar Pranowo Nyapres

Selasa, 06 Desember 2022 | 07:10

Dikabarkan Sakit Karena Jatuh dari Tangga, Putin Terlihat Berkendara Menuju Jembatan Krimea

Selasa, 06 Desember 2022 | 07:06

Rusia Tidak Pernah Memusuhi Serbia Meskipun Beograd Mendukung Ukraina

Selasa, 06 Desember 2022 | 06:56

Iran Tidak akan Mengakui Komite Pencari Fakta PBB

Selasa, 06 Desember 2022 | 06:36

Selengkapnya