Berita

Ketua Pansus RUU IKN, Ahmad Doli Kurnia Tandjung/RMOL

Politik

Pembahasan RUU IKN Harus Paralel dengan Revisi UU 29/2007 tentang DKI Jakarta

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 17:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harus dilakukan revisi pada UU 29/2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Revisi itu, dikatakan Ketua Panitia khusus (Pansus) rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Ahmad Doli Kurnia Tandjung, dapat dilakukan paralel dengan pembahasan naskah RUU IKN.

"Kalau sekarang dia (Jakarta) daerah khusus ibu kota, kalau nanti di sana (Penajam Paser Utara) jadi daerah khusus ibu kota juga. Ini kan tentu kan harus ada perubahan undang-undangnya," ujar Doli Kurnia Tandjung di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12).


Selain soal status kekhususan, kata Doli, juga perlu dikaji bagaimana status aset-aset negara yang ada di Jakarta setelah ibukota resmi dipindah nantinya.

"Termasuk semua aset-aset yang ada di DKI, makanya ada dalam undang-undang itu ada pasal yang mengatur barang milik negara, BMN itu," katanya.

"Kita juga sudah kasih ini (masukan) misalnya pengalihan status, kemudian misalnya apakah itu dilelang, atau dijual segala," sambung legislator Partai Golkar ini.

Untuk memutuskan itu, lanjutnya, DPR RI bersama pemerintah akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan bagaimana nantinya nasib aset-aset negara itu.

"Karena ini barang milik negara, harus rakyat atau negara lah yang paling representasi mau diapakan negara ini," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya