Berita

Buruh menggelar aksi di Balaikota DKI Jakarta/RMOL

Politik

Buruh Asyik Joget "Pergi Pagi Pulang Pagi" di Depan Kantor Anies

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 17:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usai berunjuk rasa di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, massa buruh melanjutkan aksi di depan Gedung Balaikota DKI Jakarta, Rabu sore (8/12).

Para buruh dari berbagai elemen tersebut menuntut Pemerintah segera merevisi kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022.

Di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, para buruh tampak menghibur diri dengan bernyanyi dan berjoget sambil membakar kembang api.


Selain memutarkan lagu-lagu bertema perjuangan, massa juga memainkan lagu grup band Armada berjudul Pergi Pagi Pulang Pagi.

Lagu tersebut seolah menyuarakan isi hati kaum buruh yang berjuang mencari rezeki. Para buruh tampak menikmati sambil mengibarkan bendera aliansinya masing-masing.

Kaum buruh mendesak seluruh gubernur di Indonesia segera merevisi surat keputusan (SK) tentang upah minum provinsi (UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota.

Tuntutan disampaikan langsung Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal saat mempin aksi buruh di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12).

Jika tuntutan itu tidak dijalankan, Said Iqbal mengancam akan menggelar aksi mogol buruh nasional. Buruh juga akan terus menggelar aksi dengan eskalasi massa yang lebih tinggi hingga mogok nasional jika tuntutan mereka tak dipenuhi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya