Berita

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha/Net

Dunia

Prayut: Thailand Tidak Akan Lockdown Lagi, Tahun Baru Kali Ini Akan Membahagiakan

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 13:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha dengan tegas mengatakan bahwa negaranya tidak akan lagi memberlakukan lockdown untuk menanggapi kemunculan varian baru virus corona, Omicron.

Prayut menegaskan hal itu dalam sebuah pernyataan yang disampaikannya pada Selasa (7/12) waktu setempat.

“Mudah-mudahan, Tahun Baru yang akan datang ini akan menjadi saat yang membahagiakan. Kami tidak memiliki kebahagiaan yang meriah selama dua tahun karena Covid-19,” kata Prayut optimis, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu (8/12).


"Bagaimanapun semuanya sekarang tergantung pada seberapa efektif Pengaturan Bebas Covid dan tindakan lainnya. Jika tidak ada penyebaran virus baru, siapa yang akan menutup atau mengunci (kegiatan) lagi? Tidak ada yang akan melakukannya," kata perdana menteri.

Prayut juga mengatakan vaksin yang tersedia di kerajaan itu dapat mencegah gejala parah dan kematian.

"Organisasi Kesehatan Dunia dan para ahli lainnya telah mengindikasikan bahwa Omicron mudah menular tetapi tidak menimbulkan gejala yang parah. Semoga ini benar," kata Prayut.

"Pemeriksaan kesehatan masyarakat dan langkah-langkah pengawasan negara tetap kuat dan efektif," ujarnya.

Omicron kini telah terdeteksi di 54 negara, dengan 19 mencatat infeksi lokal. Belum ada korban jiwa yang dikonfirmasi.

Sementara Thailand baru mencatat satu kasus Omicron pada seorang pengusaha Amerika berusia 35 tahun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya