Berita

Penjara di Burundi habis dilalap api pada Selasa 7 Desember 2021/Net

Dunia

38 Orang Tewas Terbakar di Penjara Burundi, Ada Dugaan Sengaja Dibakar Polisi

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kobaran api melahap sel-sel penjara di Burundi pada Selasa (7/12) waktu setempat. Sebanyak 38 orang dilaporkan tewas terbakar sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu dikonfirmasi Wakil Presiden Burundi, Prosper Bazombanza, dalam sebuah pernyataan kepada wartawan.

"Kobaran api melanda fasilitas yang penuh sesak di ibu kota Gitega, dengan sedikitnya 69 orang terluka parah," katanya, seperti dikutip dari AFP.


Gambar yang beredar secara online menunjukkan sebuah bangunan sebagian habis dilalap api serta gambar tumpukan mayat, dikatakan itu adalah mayat-mayat para napi.

“Ini benar-benar bencana,” kata seorang narapidana kepada BBC melalui telepon.

“Saya mengatakan hampir 90 persen ruang tidur terbakar,” katanya.

Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 04:00 pagi waktu setempat.

"Kami mulai berteriak minta tolong,  kami akan terbakar hidup-hidup ketika kami melihat kobaran api sangat tinggi. Tetapi polisi tidak mau membuka pintu kamar kami, dengan mengatakan 'ini adalah perintah yang kami terima'," kata seorang narapidana kepada AFP melalui telepon.

“Saya tidak tahu bagaimana saya melarikan diri, tetapi ada banyak tahanan yang terperangkap," tambahnya.

Penjara Gitega yang berkapasitas 400 tahanan, pada bulan lalu telah  menahan 1.539 narapidana, menjadikan tahanan tersebut sesak dan sangat tidak layak,  menurut Christian Association Against Torture (ACAT-Burundi).
Sebuah tweet yang diposting oleh kementerian dalam negeri Burundi mengatakan korsleting menjadi penyebab kebakaran itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya