Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Hukum

Erick Thohir dan Kakaknya Dilaporkan Koalisi Masyarakat Anti Mafia BUMN ke KPK

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 17:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri BUMN Erick Thohir dan kakaknya, Garibaldi Thohir alias Boy Thohir telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Thohir bersaudara dilaporkan oleh Koalisi Masyarakat Anti Mafia BUMN, yang terdiri dari BUMN Watch, LBH BUMN, Komite Anti Korupsi Indonesia, SERBU BUMN dan Pasukan Tetap Jokowi ke KPK pada hari ini, Selasa (7/12) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Iya melaporkan Erick Thohir dan Boy Thohir ke KPK. Kita serahkan bukti data awal ke KPK," ujar Koordinator Koalisi Masyarakat Anti Mafia BUMN, Ahmad Fikri saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa sore (7/12).


Erick dan Boy Thohir dilaporkan terkait kontrak antara PT Rekayasa Industri (Rekind) dengan PT Panca Amara Utama (PAU) terkait proyek Pabrik Amonia Banggai di Kabupaten Luwu, Sulawesi Tengah yang diduga berpotensi kerugian negara mencapai Rp 2 triliun.

PT PAU, kata Fikri, dikendalikan oleh PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) yang mana salah satu pemegang sahamnya adalah Boy Thohir yang juga tercatat sebagai Presiden Komisaris PT PAU.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri belum merespon terkait laporan yang telah disampaikan Koalisi Masyarakat Anti Mafia BUMN ini ke Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya