Berita

Mendagri Tito Karnavian memberi pernyataan ke wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12).

Politik

Tito Karnavian: Pembatalan PPKM Level 3 saat Nataru Bukan Hal Aneh

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 14:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembatalan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada hari libur Natal dan tahun baru (Nataru) di seluruh Indonesia dinilai bukan hal yang aneh.

Selama ini penurunan level PPKM kerap berubah-ubah menyesuaikan situasi dan kondisi mutakhir pandemi virus corona baru (Covid-19).

Begitu disampaikan Mendagri Tito Karnavian kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12).


"Disampaikan oleh Pak Luhut dan ini bukan sesuatu yang aneh. Pendapat saya, karena selama ini juga tiap minggu kita buat perubahan-perubahan, level saja berubah, jadi sangat dinamis," kata Tito.

Menurut Tito, berdasarkan perkembangan terakhir dari hasil rapat terbatas (Ratas) beberapa waktu lalu di Istana Negara, maka tidak lagi menggunakan istilah PPKM level 3.

Dijelaskan mantan Kapolri itu, istilah PPKM level 3 akan diganti menjadi pembatasan khusus Nataru tetap diaturnya spesifik.

"Kalau level 3 kan masuk mal 50 persen, kalau pembatasan khusus hasil rapat kemarin 75 persen. Tapi penerapan peduli lindungi, Presiden menyampaikan tidak perlu ada penyekatan-penyekatan, tapi diperkuat di tempat ruang-ruang publik itu menggunakan peduli lindungi. Yang vaksin dua kali boleh jalan," demikian Tito.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya