Berita

Koordinator Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Demokrat: Rakyat Akan Apresiasi Menteri yang Bekerja Baik Daripada yang Sibuk Pencitraan

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 13:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat meminta semua kadernya untuk merapatkan barisan. Sebab bagi Demokrat, tahun 2024 adalah tahun rakyat.

Rakyat akan mengevaluasi dan menilai setiap tindak-tanduk para pejabat publik selama pandemi hingga tahun 2024.

"Mana yang benar-benar bekerja serius dan bermanfaat untuk rakyat, dan mana yang hanya bekerja agar terlihat baik," kata Koordinator Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Selasa (7/12).


Atas dasar itu, kata Herzaky, Demokrat berharap setiap pembantu presiden harus benar-benar membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan optimal dalam membawa Indonesia keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi dengan menunjukkan kinerja terbaiknya.

"Setiap warga negara Indonesia, termasuk para menteri, memiliki hak dan sah-sah saja jika berkeinginan menjadi calon presiden di 2024. Mereka harus mengingat, ada tugas dan tanggung jawab besar yang sedang mereka emban saat ini. Rakyat sedang susah karena pandemi Covid-19," tegasnya.

"Banyak rakyat yang jatuh miskin, kehilangan pekerjaan, dan mengalami penurunan penghasilan secara drastis," imbuh Herzaky menegaskan.

Saat ini, masih kata Herzaky, semua menteri diharapkan untuk lebih fokus dan menunjukkan kinerja terbaik di tanggung jawabnya masing-masing. Rakyat akan jauh lebih mengapresiasi para pejabat publik yang berkinerja baik di kala pandemi ini, dengan melakukan kerja nyata dan bermanfaat untuk rakyat.

"Daripada yang lebih sibuk melakukan politik pencitraan," cetusnya.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat ini menegaskan, Demokrat yang berada di luar pemerintahan, seperti yang selalu ditekankan oleh Ketua Umum AHY di berbagai kesempatan, memilih fokus dan terus membantu rakyat yang kesusahan.

Tentunya partai-partai yang di dalam pemerintahan bisa lebih optimal membantu rakyat dengan segala fasilitas dan anggaran yang mereka miliki.

"Mari kita bantu rakyat, mari kita bantu Bapak Presiden Joko Widodo agar bisa lepas dari pandemi dan krisis ekonomi ini, dan turun gelanggang di 2024 dengan meninggalkan warisan yang baik untuk penerusnya, seperti yang pernah dilakukan oleh Presiden ke-6, SBY," pungkasnya. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya