Berita

Kanselir baru Austria Karl Nehammer dan Presiden Austria Alexander Van der Bellen dalan upacara pengambilan sumpah di Wina, Austria, 6 Desember 2021/Net

Dunia

Setelah Kurz Mundur, Presiden Austria Melantik Karl Nehamer sebagai Perdana Menteri

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 12:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kekacauan politik Austria mantap merombak jajaran pemerintahannya. Pada Senin (6/12) Presiden Alexander Van der Bellen melantik Karl Nehammer sebagai kanselir baru.

Nehammer menggantikan Alexander Schallenberg, yang sekarang akan sekali lagi memimpin Kementerian Luar Negeri Austria.

Pelantikan Karl Nehammer sebagai kanselir ketiga Austria dalam dua bulan, mengakhiri pergolakan yang dipicu oleh keputusan Sebastian Kurz yang mengundurkan dari kursi kanselir dan menutup diri dari politik.


Nehammer, 49, telah menjadi menteri dalam negeri Austria sejak awal 2020. Dia juga mengambil alih sebagai pemimpin Partai Rakyat Austria yang konservatif, yang dipimpin Kurz dalam pemilihan umum pada 2017 dan 2019.

Dalam pidatonya usai melantik Nehammer, Presiden mengatakan kepada jajaran barunya itu untuk "bertekad" melawan pandemi virus corona dan menjadikannya prioritas utama. Juga agar berupaya memulihkan kepercayaan masyarakat kepada politik yang, menurutnya, telah terguncang selama ini.

Kurz mengundurkan diri sebagai kanselir pada awal Oktober setelah jaksa mengumumkan bahwa dia adalah salah satu target penyelidikan atas dugaan suap dan pelanggaran kepercayaan terkait dengan kenaikannya ke kekuasaan. Mitra koalisi junior Kurz, aktivis lingkungan Hijau, telah menuntut penggantinya pada bulan Oktober. Ia digantikan sebagai kanselir oleh Alexander Schallenberg, seperti dilaporkan BBC.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya