Berita

S-400/Net

Dunia

Putin Kunjungi India, Pengiriman Rudal S-400 Berjalan Lancar Sesuai Kesepakatan

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun dibayangi sanksi keras dari Amerika Serikat, pengiriman rudal S-400 dari Rusia ke India tetap berjalan lancar sesuai kesepakatan.

Hal itu dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri India tepat di saat Presiden Vladimir Putin tiba di New Delhi pada Senin (6/12) waktu setempat.

“Pasokan telah dimulai bulan ini dan akan terus berlanjut,” kata kementerian luar negeri India, seperti dikutip dari Russian Today, Selasa (7/12).


India dan Rusia menandatangani kesepakatan senilai 5,4 miliar dolar AS untuk lima sistem rudal permukaan-ke-udara pada tahun 2018.

Menurut NDTV, unit pertama senjata itu, yang pernah dicap sebagai "dosis penguat" oleh Kepala Udara India Marsekal Birender Singh Dhanoa, sudah dikerahkan oleh militer negara itu.

“Kami menyaksikan upaya dari pihak Amerika Serikat untuk merusak kerja sama ini dan membuat India mematuhi perintah Amerika, untuk mengikuti visi Amerika tentang bagaimana kawasan ini harus dikembangkan,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov kepada kantor berita India ANI, Senin.

Kesepakatan senjata besar lainnya yang telah diselesaikan selama kunjungan Putin akan melisensikan produksi senapan Kalashnikov AK-203 India, di Amethi, Uttar Pradesh.

Putin melakukan percakapan dengan Perdana Menteri Narendra Modi di Hyderabad House di New Delhi, Senin. Pertemuan yang berlangsung selama 3,5 jam itu membahas isu-isu penting, yang fokus utamanya adalah kerja sama militer.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya