Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

Putin kepada Modi: India adalah Kekuatan Besar dan Teman yang Teruji Waktu

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia dan India akan memperjelas lagi hubungan bilateral kedua negara dalam bidang perdagangan dan keamanan.

Dalam pertemuan yang telah lama ditunggu-tunggu, Senin (6/12), Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi menekankan lagi bahwa pertemuan yang sempat tertunda karena pandemi itu akan memuluskan kerja sama antar kedua negara.

Isu-isu penting mulai dari perdagangan, keamanan dan juga masalah China,  dibahas dalam pertemuan yangberlangsung selama 3,5 jam itu. Termasuk upaya bersama dalam G20, BRICS dan Organisasi Kerjasama Shanghai, serta perjuangan melawan terorisme dan Afghanistan.


Bagi Putin, India adalah kekuatan besar dengan orang-orang yang ramah. Ia berterima kasih kepada Modi atas undangannya mengunjungi New Delhi.

"Kami menganggap India sebagai kekuatan besar, negara yang bersahabat, dan teman yang telah teruji oleh waktu," kata Putin, seperti dikutip dari India TV News.

Putin menekankan niat Rusia untuk mengembangkan kerja sama militer dengan India. Ia juga menyinggung upaya melawan terorisme, perdagangan narkoba dan kejahatan terorganisir sebagai tantangan utama di mana kedua negara harus bekerja sama.

Pertemuan yang berlangsung di Hyderabad House di New Delhi itu adalah pertemuan Putin-Modi pertama sejak 2019. Pertemuan sebelumnya terjadi pada September 2019 ketika perdana menteri India mengunjungi Vladivostok. Beberapa saat kemudian, pada November 2019 kedua pemimpin bertemu di sela-sela KTT BRICS di Brasilia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya