Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken/Net

Dunia

Rencana Blinken ke Indonesia untuk Membahas Enam Isu Penting

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat dan Indonesia akan membahas serangkaian isu penting untuk mengawali kerja sama investasi antar kedua negara. Pembahasan itu akan dilakukan dalam pekan depan selama kunjungan dua hari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken ke Jakarta.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, I Gede Ngurah Swajaya, mengatakan dalam Media Gathering Kementerian Luar Negeri RI, Senin (6/12) bahwa kunjungan yang akan dilakukan pada 13-14 Desember adalah kunjungan pertama Blinken sebagai Menteri Luar Negeri.

"Jadi, ini akan mengawali interaksi tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Indonesia dalam konteks kerja sama kemitraan strategis bilateral AS dan Indonesia,” ujar Ngurah.


Ada enam isu penting yang akan menjadi fokus dalam pertemuan Blinken dan Menlu Indonesia Retno Marsudi, yaitu kerja sama di bidang kesehatan, investasi, perdagangan, perubahan iklim, transformasi digital, dan infrastruktur di Indo-Pasifik.

Usai dari Indonesia, Blinken juga diperkirakan akan mengunjungi Malaysia pada 14-15 Desember, menurut sumber diplomatik Asia Tenggara, yang meminta namanya tidak disebutkan, seperti dilaporkan Reuters.

Belum diketahui apakah selain Indonesia dan Malaysia ada negara lain di kawasan yang juga akan menjadi tujuan kunjungan Biden di tengah isu bahwa Washington akan merilis strategi baru untuk kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.

Biden pada pertemuan dengan para menteri luar negeri Asia Tenggara September lalu mengatakan Washington akan membangun di atas visi bersama untuk kebebasan, keterbukaan di wilayah yang saling terhubung, tangguh, dan aman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya