Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Kecam Penjualan 80 Jet Rafale ke UEA

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesepakatan pembelian 80 pesawat tempur Rafale antara Uni Emirat Arab dan Prancis mendapat kritik tajam dari Pemerintah Iran.

Dalam sebuah pernyataan juru bicara kementerian luar negeri Saeed Khatibzadeh menuduh Prancis mengganggu stabilitas kawasan Teluk dengan kesepakatan senilai 14 miliar euro tersebut.

"Kita tidak boleh mengabaikan peran Prancis dalam mengacaukan kawasan itu," kata Khatibzadeh dalam konferensi pers Senin (6/12), seperti dikutip dari AFP.


"Kami berharap Prancis lebih bertanggung jawab," katanya.

"Militerisasi wilayah kami tidak dapat diterima dan senjata yang mereka jual di wilayah tersebut adalah sumber kekacauan," kata dia lagi.

Prancis mendapatkan pesanan untuk 80 pesawat tempur Rafale selama kunjungan Presiden Emmanuel Macron ke UEA pada Jumat pekan lalu.

Selama kunjungan tersebut, Abu Dhabi juga menandatangani kesepakatan untuk membeli 12 helikopter angkut militer Caracal, dengan total tagihan lebih dari 17 miliar euro (lebih dari 19 miliar dolar AS).

Selama ini UEA merupakan pelanggan terbesar kelima untuk industri pertahanan Prancis , dengan kesepakatan senilai 4,7 miliar euro, dari 2011 hingga 2020, menurut laporan parlemen Prancis.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya