Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan/RMOLJakarta

Presisi

Hari Ini, Status Ipda OS Pelaku Penembakan di Exit Tol Jorr Diumumkan

SELASA, 07 DESEMBER 2021 | 04:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam waktu tidak lama lagi, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) dan Propam Polda Metro Jaya menetapkan status Ipda OS dalam kasus penembakan di exit tol Jorr, Bintaro, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menyampaikan, saat ini penyidik Direskrimum dan Propam tengah melakukan gelar perkara.

"Ditreskrimum dan Propam hari ini melakukan gelar perkara kasus ini. Polda Metro Jaya akan ditangani proporsional dan berkeadilan bagi semua pihak," ujar Zulpan kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/12).


Zulpan menegaskan bahwa gelar perkara dilakukan untuk menentukan status Ipda OS dalam kasus penembakan terhadap dua orang tersebut. Dia menambahkan, hasil gelar perkara dan status Ipda OS bakal diumumkan Polda Metro Jaya pada Selasa besok.

"Sekarang ini penyidik masih gelar perkara untuk tentukan status Ipda OS dan akan ada penjelasan kronologi rinci. Selesai gelar perkara akan putuskan status Ipda OS," ungkapnya.

Diketahui, anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya itu menembak dua orang, yakni PP dan MA di depan Gedung PJR IV di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kedua korban mengalami luka tembak dan langsung dibawa ke rumah sakit. Satu orang berinisial PP meninggal dunia setelah beberapa hari mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penembakan itu berawal dari adanya laporan warga yang mengaku dibuntuti sejumlah orang tak dikenal di jalan tol.

Warga berinisial O itu merasa diikuti oleh mobil korban sejak berangkat dari salah satu hotel di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya