Berita

Kapal selam Taiwan/Net

Dunia

Makin Tegang dengan China, Taiwan Percepat Pembangunan Kapal Selam

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan dilaporkan tengah mempercepat proses pembangunan prototipe kapal selam buatan dalam negeri di tengah meningkatnya ketegangan dengan Beijing.

Mengutip sumber militer, South China Morning Post pada Minggu (5/12) memuat tahap pertama dari pembangunan kapal selam selesai pada November.

"Kami berharap dapat mempercepat pembangunan kapal," ujarnya.


Dengan percepatan ini, Angkatan Laut Taiwan kemungkinan dapat menerima kapal selam pertama buatan dalam negeri pada 2024, setahun lebih cepat dari jadwal.

Taiwan memulai proyek kapal selam buatan dalam negerinya pada 2016. Nantinya, delapan kapal selam baru akan menggantikan empat armada yang sudah menua.

Dua dari empat kapal selam Taiwan yang berasal dari Perang Dunia II digunakan terutama untuk tujuan pelatihan. Dua kapal selam lagi, yang diproduksi oleh Belanda pada akhir 1980-an, sedang beroperasi. Namun, sejak itu, Taiwan tidak dapat menemukan negara yang ingin menjual kapal selam barunya karena tekanan dari Beijing.

Prototipe kapal selam baru pertama diperkirakan menelan biaya Taipei 1,7 miliar dolar AS, pada awalnya diharapkan siap pada tahun 2024 dan dioperasikan pada 2025.

Konstruksi dimulai di galangan kapal CSBC Corporation pada November 2020. Angkatan Laut Taiwan mengadakan upacara peletakan lunas untuk prototipe kapal selam pada 16 November 2021.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya