Berita

Petugas polisi berjaga selama aksi protes yang menolak aturan pembatasan, di Brussels, Belgia 5 Desember 2021/Net

Dunia

Demo Anti Pembatasan Covid Belgia Berujung Ricuh, Polisi Dilempari Batu dan Kembang Api

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Unjuk rasa anti pembatasan Covid-19 di Ibukota Belgia, Brussels pada Minggu (5/12) berujung ricuh. Polisi terlibat bentrok dengan massa yang mulai bertindak anarkis.

Kekacauan bermula saat polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan ribuan massa yang melempari petugas dengan batu dan kembang api.

Demonstran memprotes aturan yang diberlakukan pada Oktober yang mewajibkan orang untuk menunjukkan izin Covid-19 untuk mengakses bar dan restoran.


“Saya tidak bisa menanggung diskriminasi dalam bentuk apapun, dan sekarang ada izin vaksin yang diskriminatif, sanksi untuk pengasuh (yang tidak divaksinasi) yang diskriminatif juga, ada vaksinasi wajib yang sedang menuju ke arah kami,” kata salah satu pengunjuk rasa bernama Alain Sienaort, seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/12).

"Itu semua diskriminasi, jadi kami harus melawannya. Kami tidak menginginkan kediktatoran," katanya.

Protes pada Minggu mengikuti langkah-langkah baru yang diumumkan pada Jumat (3/12) untuk mengekang salah satu tingkat infeksi tertinggi di Eropa, termasuk kewajiban mengenakan masker untuk sebagian besar anak sekolah dasar dan perpanjangan liburan sekolah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya