Berita

Petugas memasang microchip pada kucing/Net

Dunia

Kucing Peliharaan di Inggris Wajib Dipasangi Microchip atau Denda Hingga Rp 9,6 Juta

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Inggris punya peraturan baru,  setiap kucing peliharaan wajib dipasangi microchip oleh pemiliknya. Tujuannya untuk memudahkan menyatukan kembali hewan peliharaan yang hilang dengan tuannya.

Aturan itu diumumkan secara resmi oleh Departemen Lingkungan, Makanan & Urusan Pedesaan pada Sabtu (4/12), seperti dilaporkan Russian Today, Minggu (5/12).  Warga yang menolak aturan tersebut akan menghadapi denda hingga 500 poundsterling (setara 9,6 juta rupiah).
Aturan microchipping itu dikatakan mendapat dukungan publik yang luar biasa, pemerintah bahkan mengatakan 99 penduduk mendukung program microchip tersebut.

“Kucing adalah bagian yang sangat dicintai dalam keluarga. Memastikan mereka di-microchip adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda bersatu kembali dengan mereka jika mereka hilang atau dicuri,” kata Menteri Kesejahteraan Hewan Lord Goldsmith dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Russian Today, Minggu (5/12).

“Kucing adalah bagian yang sangat dicintai dalam keluarga. Memastikan mereka di-microchip adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda bersatu kembali dengan mereka jika mereka hilang atau dicuri,” kata Menteri Kesejahteraan Hewan Lord Goldsmith dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Russian Today, Minggu (5/12).

Menurut statistik resmi, sebagian besar kucing Inggris, sekitar 2,8 juta kucing, sudah dilengkapi dengan microchip pelacak.

Pada saat yang sama, delapan dari sepuluh kucing liar yang berakhir di tempat penampungan tidak memiliki microchip yang terpasang.
Di bawah aturan baru, semua kucing harus dilengkapi dengan microchip sebelum mereka mencapai usia 20 minggu, dengan rincian kontak pemiliknya disimpan dalam database. Pemilik yang kucingnya tidak memiliki perangkat tersebut akan memiliki masa tenggang 21 hari untuk memasangkan chip pada hewan peliharaan mereka, setelah itu jika tidak melakukannya akan dikenakan denda.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya