Berita

Biksu dan anggota keluarga kerajaan berdoa setelah jenazah Pangeran Norodom Ranariddh tiba di Bandara Internasional Phnom Penh dari Prancis, Minggu, 5 Desember 2021/Net

Dunia

Kamboja Berkabung, Sambut Kepulangan Jenazah Pangeran Norodom dari Prancis

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kamboja menyambut kedatangan jenazah Pangeran Norodom Ranariddh dari Prancis pada Minggu (5/12) waktu setempat untuk disemayamkan di tanah kelahirannya.

Ranariddh, Presiden Partai Funcinpec dan ketua Dewan Penasihat Penasihat Tertinggi Raja, meninggal karena sakit di Prancis pada 28 November dalam usia 77 tahun.

Kedatangan jenazah Ranarid dikonfirmasi juru bicara Partai Funcinpec Nhoeun Raden dalam sebuah pernyataan.


"Penerbangan charter yang membawa jenazah pangeran telah mendarat di Bandara Internasional Phnom Penh," kata Raden, seperti dikutip dari Xinhua.

Sejumlah biksu ikut menyambut kedatangan jenazah sang pangeran, mengiring peti mati yang ditutupi bendera nasional. Peti mati itu kemudian dibawa dari bandara ke bekas kediamannya di Jalan Samdech Pan di distrik Daun Penh ibukota untuk pemakaman kerajaan.

"Pemakaman pangeran akan diadakan selama empat hari, dan jenazahnya akan dikremasi pada 8 Desember di sebuah taman di depan Pagoda Botum Vatey di Phnom Penh," kata Raden kepada Xinhua.

Ranariddh adalah mantan perdana menteri pertama dari 1993 hingga 1997 dan mantan presiden Majelis Nasional dari 1998 hingga 2006.

Dia adalah putra kedua dari mendiang Ayah Raja Norodom Sihanouk dan saudara tiri dari Raja Norodom Sihamoni saat ini.

Atas meninggalnya Ranariddh Kamboja mengumumkan hari berkabung nasional pada 8 Desember, ditandai dengan pengibaran bendera setengah tiang dan semua stasiun radio serta televisi harus membatasi program yang dianggap tidak menghormati pangeran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya