Berita

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi/Net

Politik

Sandiaga, Ridwan Kamil, dan Erick Thohir Cawapres Paling Diinginkan Publik

MINGGU, 05 DESEMBER 2021 | 20:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Temuan terbaru Indikator Politik Indonesia, ada tiga nama yang paling menarik perhatian publik dalam posisi calon wakil presiden.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyatakan, ada tiga tokoh yang secara konsisten diinginkan publik mejadi calon wakil presiden.

Ketiga nama tersebut adalah Meteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.


“Kami menemukan bahwa Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, dan Erick Thohir sebagai calon wakil presiden yang diinginkan publik. Temuan ini muncul secara konsisten dalam berbagai simulasi,” kata Burhanuddin dalam rilis hasil survei bertajuk Kinerja Presiden, Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi dan Peta Elektoral Terkini, Minggu (5/12).

Sandiaga Uno memiliki elektabilitas tertinggi terkait pilihan masyarakat terhadap calon wakil presiden dalam simulasi 12 nama. Elektabilitas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mencapai 30,6 persen.

“Di posisi kedua ditempati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 13,2 persen, kemudian Erick Thohir dengan 10,2 persen,” jelas Burhanuddin.

Dalam simulasi 12 nama, ada beberapa tokoh lainnya yang masuk dalam daftar calon wakil presiden yang paling diinginkan publik, seperti Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Kendati demikian, Burhanuddin menjelaskan, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, dan Erick Thohir konsisten dengan elektabuilitas tinggi.

“Ketiga nama ini muncul secara konsisten dalam berbagai simulasi. Artinya, ketiga nama ini punya peluang besar dan sangat diinginkan publik sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 nanti,” demikian Burhanuddin.

Survei dilakukan dalam rentang 2 sampai 6 November 2021 dengan metode multistage random sampling kepada 2020 responden. Margin of error survei ini mencapai 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya