Berita

Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti/Repro

Politik

Perseteruan MPR dengan Sri Mulyani Tanda Reshuffle Kabinet Makin Dekat

MINGGU, 05 DESEMBER 2021 | 19:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perseteruan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dianggap pertanda isu reshuffle akan terlaksana dalam waktu dekat.

Begitu yang disampaikan oleh pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti dalam acara Diskusi Politik bertajuk "MPR Vs SMI Seteru Jelang Reshuffle". Diskusi itu diselenggarakan oleh Formappi dan Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) dengan model virtual, Minggu sore (5/12).

Ray mengatakan, isu reshuffle jilid ketiga di periode kedua pemerintahan Joko Widodo mulai mencuat sejak Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan masuk ke dalam koalisi pemerintah pada Agustus kemarin.


"Sejak saat itu, isu tentang mencuatnya kemungkinan adanya Reshuffle menguat, tentu dengan asumsi karena PAN dianggap akan masuk dalam koalisi," ujar Ray seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/12).

Akan tetapi, hampir empat bulan ini, reshuffle kabinet tak kunjung dilakukan oleh Presiden Jokowi. Bahkan, ada yang menyebut bahwa reshuffle akan terlaksana pada Desember ini.

"Tapi pada saat bersamaan kelihatan di lingkungan istana juga belum ada persiapan ke arah sana. Belum ada satu lonjakan yang menuju ke arah sana," kata Ray.

Namun demikian, dengan terjadinya gejolak antara MPR dengan Sri Mulyani dianggap menjadi pertanda akan dilaksanakannya reshuffle kabinet.

"Bisa jadi kalau orang menganggap Desember ini akan ada reshuffle itu, itu artinya ada pada isu perseteruan antara SMI dengan MPR," pungkas Ray.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya