Berita

Jenderal Abdel Fattah Al Burhan/AP

Dunia

Usai Kudeta, Jenderal Sudan Janji Tak Akan Campuri Lagi Urusan Politik Setelah Pemilu 2023

MINGGU, 05 DESEMBER 2021 | 10:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah pemilu digelar pada 2023 dan pemerintahan terpilih melangkah maju, militer Sudan tidak akan lagi campur tangan dalam urusan politik.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Jenderal Abdel Fattah Al Burhan dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada Sabtu (4/12).

"Ketika pemerintah terpilih, saya tidak berpikir tentara, angkatan bersenjata, atau pasukan keamanan mana pun akan berpartisipasi dalam politik. Inilah yang kami sepakati dan ini adalah situasi alami," kata Burhan.


Burhan yang memimpin kudeta atas pemerintahan Omar Al Bashir pada akhir Oktober lalu ini juga mengumumkan telah membentuk pemerintahan transisi.

"Partai Kongres Nasional (yang digawangi Al Bashir) tidak akan menjadi bagian dari transisi dalam bentuk apa pun dan kami berkomitmen untuk ini," tegasnya.

Setelah melakukan kudeta, militer telah mencapai kesepakatan pada 21 November untuk mengembalikan Perdana Menteri Abdalla Hamdok untuk memimpin kabinet teknokratis hingga pemilihan umum pada Juli 2023.

Kudeta yang dipimpin Burhan sendiri menuai kecaman internasional dan publik di dalam negeri.

Aksi protes menolak kudeta dilaporkan telah menewaskan 44 orang, dengan banyak yang terluka.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya