Berita

Seorang pekerja berjalan melewati bus di bandara internasional di Mexico City, Meksiko, pada 3 Desember 2021/Net

Dunia

Meksiko Catat Kasus Pertama Varian Covid-19 Omicron, Presiden Obrador Tidak akan Berlakukan Pembatasan

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 15:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Pemerintah Meksiko mengatakan bahwa varian virus baru Covid-19, Omicron, telah terdeteksi di negara itu. Kasus terdeteksi pada seorang pelancong asal Afrika Selatan, ketika Meksiko urung menetapkan aturan pembatasan perjalanan.

Pengumuman yang disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Hugo Lopez-Gatell Ramirez menimbulkan kekhawatiran baru bahwa negara itu kembali tidak aman terhadap virus.

Menurut pernyataan kementerian, enam hari setelah tiba di Meksiko, pengusaha Afrika Selatan yang divaksinasi lengkap itu menunjukkan gejala Covid-19, diuji dan ditemukan memiliki varian Omicron.


Pasien berusia 51 tahun itu telah dirawat di rumah sakit di Mexico City.

"Sejauh ini, orang yang kontak dengan kasus pertama ini belum menunjukkan gejala, tanda peringatan, atau positif virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19," kata Ramirez, seperti dikutip dari Mexico News Daily.

Pasien diketahui memiliki penyakit ringan dan prognosis pemulihannya baik.

Lopez-Gatell mendesak masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan jarak sosial untuk mencegah infeksi Covid-19 baru.

Meksiko telah mendaftarkan 3.894.364 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dan 294.715 kematian akibat penyakit itu, menurut laporan terbaru pemerintah. barang habis pakai.

Presiden Lopez Obrador dalam keterangannya pada Kamis mengatakan tidak ada pembatasan baru yang direncanakan.

"Menutup perbatasan dan memblokir masuknya orang dan barang bukanlah tindakan yang berguna untuk menahan varian virus," katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya