Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov /Net

Dunia

Rusia Punya Hak atas Pasukannya Sendiri di Wilayah Nasional

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 06:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi di perbatasan Rusia-Ukraina saat ini dalam keadaan normal. Kremlin dalam pernyataannya menegaskan apa yang didengungkan barat bahwa Rusia bersiap menyerang Ukraina dan telah menghimpun pasukan, adalah tidak benar.

Ajudan Kremlin Yuri Ushakov dalam konferensinya bersama wartawan mengatakan, Rusia memiliki hak untuk memindahkan pasukan di dalam wilayah nasionalnya. Negara lain tidak berhak mengatur dan turut campur.
 
Pernyataan Ushakov muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Kementerian Pertahanan Ukraina tentang risiko eskalasi skala besar di pihak Rusia.


"Tidak ada eskalasi. Kami memiliki hak untuk memindahkan pasukan di dalam wilayah kami. Tidak ada peningkatan ketegangan yang terjadi," tegasnya seperti dikutip dari TASS.

Rusia tidak mengingkari bahwa setiap pergerakannya menjadi perhatian para musuh. Dia juga ingat bahwa Rusia diancam dengan beberapa sanksi atas ketegangannya dengan Ukraina.

Ia kemudian memuji bagaimana Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov memberikan tanggapan yang cukup bagus dalam menghadapi komentar Menteri Luar Negeri Antony Blinken baru-baru ini.

Blinken ketika itu mengancam Rusia dengan memberikan sanksi ekonomi yang lebih berat dari yang sebelumnya jika Rusia tidak segera menarik pasukannya di perbatasan.

Lavrov pun menimpalinya dengan mengatakan, semua sanksi telah dikenakan kepada Rusia sejak dulu, sehingga tidak asing bagi Rusia untuk mendengar ancaman serupa itu. Namun, sejauh ini Rusia bisa mengatasinya, sehingga nampak tidak ada sanksi sama sekali.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya