Berita

Presiden Joko Widodo saat melantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Sekjen PKR Yakin Kapolri Bisa Wujudkan Harapan Presiden Perbaiki Indeks Demokrasi

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Harapan Presiden Joko Widodo agar indeks kebebasan berpendapat dan kepuasan masyarakat di bidang hukum meningkat, diyakini bisa terwujud.

Keyakinan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR), Yosef Sampurna Nggarang kepada wartawan, Jumat (3/12).

Yosef Sampurna Nggarang yakin karena Jokowi menyampaikan kegelisahan atas kenyataan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merupakan orang kepercayaannya.


“Saya meyakini harapan Presiden Jokowi bisa terwujud,” ujarnya.

Apalagi, sambung Yosef Sampurna Nggarang, langkah Kapolri dalam mewujudkan hal itu sudah mulai terlihat nyata. Misalnya dengan kebijakan inklusif dan mengedepankan aspek HAM dalam penegakan hukum.

Ada beberapa yang sudah dan sedang diimplementasikan dari kebijakan yang inklusif itu. Antara lain, memerintahkan seluruh jajarannya untuk tidak alergi dengan kritik publik, menggelar lomba mural, memecat anggota yang indisipliner.

“Sementara yang sedang dijalankan dalam beberapa hari ini adalah lomba orasi atau pidato dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM). Yang lainnya, beberapa soal bisa diselesaikan dengan langkah mitigasi persoalan,” urainya.

Yos yakin Kapolri memahami keinginan dan kehendak Presiden Jokowi. Sekalipun ada tantangan di level staf bawahnya yang cenderung tidak mau menghendaki keinginan kepala negara.

“Tapi kita harus optimis ada perubahan,” tegasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya