Berita

Panitia Sayembara Baca Puisi Multimedia PWI ketika menyeleksi karya yang telah terkumpul/Ist

Nusantara

Pengumpulan Karya Ditutup, Seleksi Sayembara Baca Puisi Multimedia PWI Dilakukan Secara Ketat

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 17:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 107 karya secara resmi telah diterima oleh panitia Sayembara Baca Puisi Multimedia yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tepat pada batas akhir pengumpulan pada Kamis (2/12).

Memiliki tema "Bersemi Kala Pandemi", sayembara ini mendapatkan respons yang baik dengan banyaknya karya yang dikirim dari Aceh hingga Papua.

Dari seluruh karya yang terkumpul, sebanyak 27 karya didiskualifikasi lantaran tidak memenuhi syarat dan ketentuan.


Ketua Panitia Ramon Damora mengatakan, karya yang gugur pada dasarnya karena video yang dikirim berdurasi lebih dari 5 menit, tidak mencantumkan logi PWI, atau tidak menyertakan teks puisi.

“Banyak pula yang mengirim video ke nomor ponsel narahubung panitia, dengan dalih tidak tahu cara menggunakan email atau sinyal buruk, mereka lupa bahwa semangat lomba baca puisi multimedia ini adalah menyongsong era digital,” kata Ramon dalam keterangan yang diterima redaksi.

Menurut Ketua Bidang Budaya PWI Pusat ini, gugurnya peserta yang tidak memenuhi ketentuan merupakan sebuah pembelajaran bahwa seniman pun harus belajar disiplin.

Untuk itu, setelah proses seleksi, maka tersisa 80 karya yang diserahkan ke meja Dewan Juri.

Adapun Dewan Juri sendiri merupakan tokoh sastra kontemporer Indonesia, yaitu Hasan Aspahani dan Dheni Kurnia.

Hasan Aspahani adalah seorang penyair, novelis, esais, penulis skenario film, dan influencer dunia literasi yang masyhur dikenal di dunia maya dengan nama @jurubaca.

Sedangkan Dheni Kurnia merupakan sastrawan, budayawan, jurnalis senior.  Tahun 2018, buku puisi alumni LES Mounclear College, Los Angeles, California, Amerika Serikat, ini berjudul ‘Bunatin’ mendapatkan penghargaan sebagai Buku Puisi Terbaik Anugerah Hari Puisi Indonesia.

Nantinya, Dewan Juri akan menilai setiap video puisi dengan enam penilaian, yaitu penghayatan/penjiwaan, ekspresi/gesture, vokal/artikulasi/intonasi, orisinalitas, kreativitas multimedia, serta konsep dan ketepatan makna puisi terhadap tema.

“Hingga pertengahan Desember 2021 Dewan Juri akan bekerja memilih 5 finalis yang akan diundang berlomba di laga final pada acara Malam Apresiasi Puisi ‘Bersemi Kala Pandemi’ di Kendari, Sulawesi Tenggara, tanggal 8 Februari 2022, tentu segalanya kami tanggung baik transportasi maupun akomodasi,” jelas Ramon.

Selain lima finalis, panitia juga akan meminta kesediaan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, untuk memilih lima video favorit yang masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 500 ribu.

Pengumuman pemenang sendiri akan digelar pada malam inal Kendari, dengan juara pertama berhak atas hadiah Rp 10 juta, juara kedua Rp 7 juta, juara ketiga Rp 5 juta, dan dua juara harapan masing-masing Rp 1,5 juta.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya