Berita

Pasien Covid-19/Net

Dunia

Omicron Sudah Ada di India hingga Malaysia, WHO Minta Asia Pasifik Waspada

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 16:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan kepada negara-negara Asia Pasifik untuk bersiap menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19 akibat penyebaran varian baru Omicron.

Lewat konferensi pers virtual pada Jumat (3/12) Direktur WHO untuk Pasifik Takeshi Kasai mengatakan negara-negara perlu meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan dan memvaksinasi penduduk sesegera mungkin.

"Orang-orang seharusnya tidak hanya bergantung pada tindakan di perbatasan. Yang paling penting adalah mempersiapkan varian ini dengan potensi penularan tinggi. Sejauh ini informasi yang tersedia menunjukkan bahwa kami tidak perlu mengubah pendekatan," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Sejauh ini, Omicron dilaporkan sudah berada di berbagai negara Asia, termasuk India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan.

Bahkan setelah memperlakukan penutupan perbatasan untuk negara-negara Afrika, Australia turut melaporkan penularan Omicron di komunitas.

Kepala petugas medis Australia, Paul Kelly mengatakan, Omicron kemungkinan akan menjadi varian dominan secara global selama beberapa bulan ke depan.

"Saya menduga, dalam beberapa bulan ke depan, Omicron akan menjadi virus baru di dunia," kata Kelly.

Di Asia Pasifik sendiri, tingkat vaksinasi di setiap negara mengalami kesenjangan yang mengkhawatirkan. Indonesia yang sempat menjadi pusat Covid-19 di Asia juga baru memvaksinasi penuh sekitar 35 persen total populasinya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya