Berita

Ruang senat Irlandia/Net

Dunia

Diplomat: Irlandia Harus Batasi Interaksi dengan Taiwan karena Kekhawatiran Pembalasan China

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 13:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dukungan agar Taiwan ikut berpartisipasi dalam organisasi internasional kembali bertambah setelah Senat Irlandia (Seanad Ireann) dengan suara bulat mengeluarkan resolusi dukungan pada Rabu (1/12) waktu setempat.

Mosi yang diperkenalkan oleh 17 senator tersebut mendesak pemerintah Irlandia agar mempertahankan dukungan untuk kebebasan dan politik Taiwan. Selain itu, Senat juga kembali menegaskan bahwa Irlandia tidak ingin melihat China bersatu dengan Taiwan secara paksa.

Resolusi itu juga menyerukan kepada pemerintah Irlandia untuk terus menentang pelanggaran hak asasi manusia China dan perlakuan terhadap warga Uighur di Xinjiang.


"Senat menolak 'campur tangan yang tidak pantas' yang mencoba menghalangi interaksi anggota parlemen Irlandia dengan pemerintah dan rakyat Taiwan, dan mengutuk segala upaya untuk mencegah Taiwan berpartisipasi dalam organisasi internasional atau inisiatif kemanusiaan," kata mosi tersebut, seperti dikutip dari Taiwan News, Jumat (3/12).

Diarmuid Wilson, salah satu senator yang memperkenalkan proposal tersebut, mengatakan bahwa Taiwan dan negara-negara Uni Eropa adalah mitra yang baik yang berbagi nilai-nilai universal termasuk demokrasi, supremasi hukum, kebebasan, dan hak asasi manusia.

"Pemerintah Irlandia harus menyensor sendiri atau membatasi interaksinya dengan Taiwan karena takut akan apa yang mungkin dilakukan China sebagai pembalasan," katanya.

Menyusul pengesahan resolusi tersebut, utusan Taiwan untuk Irlandia Yang Tzu-pao mengucapkan terima kasih kepada Senat Irlandia dan mengatakan dia berharap kedua negara akan terus berkerja sama secara aktif di masa depan untuk menanggapi berbagai tantangan global.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya