Berita

Kanselir Austria Alexander Schallenberg/Net

Dunia

Dua Bulan Menjabat, Kanselir Austria Alexander Schallenberg Mundur

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 06:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kanselir Austria Alexander Schallenberg mengumumkan pengunduran diri hanya dua bulan setelah menjabat, membuat publik terkejut.

Dalam sebuah pengumuman pada Kamis (2/12), Schellenberg mengatakan dengan pengunduran dirinya, maka jalan untuk mengambil alih kepemimpinan dari partai konservatif Partai Rakyat telah terbuka.

Pengumuman Schallenberg hanya dilakukan beberapa jam setelah mantan kanselir Sebastian Kurz yang saat ini memegang kepemimpinan partai berkuasa memutuskan pensiun dari politik.


Kurz meninggalkan kursi kanselir pada Oktober atas perintah mitra koalisinya, Partai Hijau, setelah jaksa membuka penyelidikan kasus korupsi. Meski begitu ia tetap menjadi ketua partai dan anggota parlemen.

"Saya sangat yakin bahwa kedua posisi, kepala pemerintahan dan pemimpin partai Austria dengan suara terbanyak, harus segera sekali lagi dipegang oleh orang yang sama," kata Schallenberg, seperti dikutip Reuters.

Schallenberg sendiri telah dirundung tuduhan bahwa dia tidak lebih dari boneka Kurz yang menjaga kursi tetap hangat sementara "sang tuan" berusaha membersihkan namanya sendiri.

"Oleh karena itu saya mengosongkan posisi saya sebagai kanselir," tambahnya.

Beberapa media Austria melaporkan Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer kemungkinan besar akan menjadi pemimpin partai dan kanselir.

Partai Rakyat sendiri akan memilih pengganti Kurz pada Jumat (3/12).

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya