Berita

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Suh Wook ketika bertemu di Seoul pada Rabu (1/12)/Net

Dunia

Di Korea Selatan, Menhan AS Akui Khawatir dengan Pengembangan Senjata Hipersonik China

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 06:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemampuan China untuk mengembangkan senjata militer canggih, terutama senjata hipersonik, membuat Amerika Serikat (AS) was-was.

Hal itu diakui langsung oleh Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ketika berbicara di Pangkalan Udara Osan pada Rabu (1/12), ketika mengunjungi Korea Selatan.

Pangkalan Udara Osan berfungsi sebagai markas besar Komando Pasukan Gabungan AS dan Korea Selatan, yang di dalamnya berisi 28.500 tentara AS.


"(Kami) memiliki kekhawatiran tentang kemampuan militer yang terus dikejar RRC, dan pengejaran kemampuan itu meningkatkan ketegangan di kawasan, kami tahu China melakukan uji coba senjata hipersonik pada 27 Juli," kata Austin, seperti dikutip Sputnik.

“Itu hanya menggarisbawahi mengapa kami menganggap RRC sebagai tantangan utama kami. Dan kami akan terus mempertahankan kemampuan untuk bertahan dan mencegah berbagai potensi ancaman dari RRC erhadap diri kami sendiri dan sekutu kami,” tambah Austin.

Kunjungan Austin ke Korea Selatan adalah bagian dari Pertemuan Konsultasi Keamanan tahunan CFC, di mana Austin dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Suh Wook membahas perkembangan aliansi mereka.

Dalam komunike bersama yang dirilis pada Kamis (2/12), mereka untuk  menyebutkan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan untuk pertama kalinya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya