Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pejabat Kesehatan Belanda: Suntikan Booster Bisa Kurangi Risiko Munculnya Pasien Rawat Inap

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 16:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu pejabat di lembaga kesehatan Belanda RIVM, Jaap van Dissel, mengungkapkan pentingnya suntikan booster untuk menahan lonjakan kasus Covid, sehingga rumah sakit bisa terhindar dari kewalahan merawat pasien rawat inap.

"Jika Belanda memulai kampanye suntikan booster Covid-19 lebih awal, lebih sedikit orang yang divaksinasi saat ini akan berada di rumah sakit," kata Van Dissel, seperti dikutip dari NL Times, Kamis (2/12).

"Ya, saya pikir kita bisa mencegah sebagian dari itu," katanya dalam menanggapi pertanyaan dari anggota parlemen.


Menurutnya, tingginya jumlah infeksi virus corona terkait dengan fakta bahwa efektivitas vaksin telah sedikit menurun pada kebanyakan orang tua yang lemah.

“Itu harus kita tingkatkan dengan booster,” katanya.

Namun demikian, dia menambahkan bahwa penting juga untuk tidak memberikan suntikan tambahan terlalu cepat, karen mereka hanya efektif sekitar enam bulan setelah seseorang divaksinasi sepenuhnya.

Belanda pertama kali memberikan suntikan booster kepada orang-orang dengan gangguan kekebalan yang parah. Pada 19 November, kampanye booster dimulai untuk orang berusia 80 tahun ke atas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya