Berita

Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma/Net

Politik

3 Saran dari Aktivis Tionghoa agar Presiden Jokowi Bisa Tinggalkan Legasi Baik

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 15:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo tidak boleh menyisakan masa jabatan 3 tahunnya tanpa meninggalkan legasi yang baik untuk masa depan Indonesia. Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma memberi 3 saran agar Jokowi bisa dikenang sebagai presiden berpengaruh untuk negeri ini.

Saran pertama adalah menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold yang saat ini dipatok 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional.  

“Kedua, fokuskan lembaga KPK untuk menindak korupsi di tiga instansi penegak hukum, yakni kepolisian, kejaksaan dan kehakiman. Ketiga, berantas mafia tanah,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/12).


Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) ini yakin jika Presiden Jokowi menghapus elektoral threshold, maka bukan hanya partai-partai politik yang senang, tapi juga semua rakyat Indonesia juga senang.

Sebab setiap warga negara yang berpotensi menjadi pemimpin mendapat peluang untuk maju sebagai presiden.

“Itu artinya peluang rakyat untuk mendapat pemimpin yang baik menjadi lebih banyak,” tambahnya.

Sedangkan terhadap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Lieus minta presiden Jokowi memfokuskan KPK pada penindakan korupsi yang terjadi di tiga lembaga penegak hukum, yakni kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman.

“Tiga lembaga ini sebetulnya yang menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi. Maka kalau polisinya bersih, jaksanya bersih, hakimnya bersih, saya yakin praktik korupsi akan hilang di negeri ini,” kata Lieus.

“Sebab tak ada lagi peluang untuk siapapun melakukan kong kali kong atau jual beli hukum,” sambungnya.

Pemberantasan mafia tanah, sambungnya, juga akan membuat rakyat senang. Sebab mafia tanah bukan saja telah menguasai ribuan hektare tanah di negeri ini, tapi juga tega merampok tanah rakyat karena keserakahannya.

Ditambahkan Lieus, hampir setiap hari media massa di negeri diisi pemberitaan tentang perampasan tanah rakyat oleh oknum-oknum tertentu atas nama lembaga atau perusahaan.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Presiden Jokowi harus mengambil tindakan tegas, bukan hanya ngomong doang,” tegas Lieus.

Menurut Lieus, di sisa masa jabatannya yang tinggal tiga tahun, Presiden Jokowi harus fokus pada tiga hal di atas jika dia ingin meninggalkan legasi yang baik dan dikenang sebagai presiden yang berjasa besar bagi terciptanya kehidupan politik yang sehat dan terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraaan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya