Berita

Perdana Menteri Boris Johnson/Net

Dunia

Boris Johnson Siapkan 400 Perwira Militer untuk Bantu Nakes dalam Program Vaksinasi Nasional

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Sebanyak 400 perwira militer akan diturunkan untuk membantu  Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS)  dalam program vaksin nasional yang akan berlangsung pada bulan depan.

Dengan hampir 3.000 situs vaksinasi yang tersedia di seluruh Inggris, diharapkan program vaksinasi bisa berjalan lancar, dan semua orang, khususnya yang dewasa, dapat menrima suntikan booster untuk kekuatan kekebalan tubuh mereka.

Perdana Menteri Boris Johnson yakin, target akhir Januari untuk menawarkan booster kepada semua orang dewasa dapat terpenuhi asalkan semua elemen bisa bekerja sama. Ia memperingatkan "itu tidak bisa terjadi dalam semalam", mengingat bahwa staf layanan kesehatan membutuhkan banyak dukungan di tengah tekanan pandemi.


“Inggris akan memiliki lebih dari 1500 titik layanan pengobatan untuk masyarakat, dan memvaksinasi orang-orang di lingkungan tempat tinggal. Kami akan meningkatkan kapasitas di semua titik layanandan membangun rumah sakit tambahan," kata Johnson seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/12).

“Akan ada pusat vaksinasi sementara yang bermunculan, kami akan mengerahkan setidaknya 400 personel militer untuk membantu upaya NHS kami, bersama para sukarelawan,” tambahnya.

Personel militer akan digunakan untuk berbagai tugas mulai dari administrasi jab, perjalanan dan bantuan logistik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya