Berita

Para pengungsi dari Timur Tengah di perbatasan Belarusia/Net

Dunia

Krisis Perbatasan, UE Tangguhkan Hak Suaka dan Percepat Deportasi

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 14:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komisi Eropa telah setuju untuk mengubah hak suaka dan mempermudah pemulangan para migran. Aturan baru yang disebut sebagai 'aturan luar biasa' ini memungkinkan Polandia, Latvia, dan Lithuania, menunggu hingga empat minggu persetujuan suaka bagi mereka yang ingin memasuki wilayah UE.

Ini berarti ada sedikit perpanjangan dari yang biasanya tenggat waktu yang disediakan hanya tiga sampai sepuluh hari.

Selama menunggu masa peninjauan, pada pencari suaka di ketiga negara itu ditempatkan di pusat-pusat penampungan  di perbatasan.


"Perpanjangan akan membantu negara anggota untuk menerapkan fiksi non-entri, untuk jangka waktu yang lebih lama, memberikan lebih banyak fleksibilitas untuk menangani beban kerja yang meningkat," isi dokumen dari Komisi Eropa, seperti dikutip dari Euro News, Rabu (01/12).

Menurut Komisi, lebih dari 8.000 migran saat ini ditahan di pusat penampungan di tiga negara. Saat ini lebih dari 10.000 orang telah mencapai Jerman.

Jika permintaan perlindungan internasional ditolak, negara-negara anggota berhak untuk memberlakukan prosedur yang lebih sederhana dan lebih cepat untuk mengembalikan migran kembali ke tempat asalnya.

Langkah-langkah sementara tersebut belum disetujui oleh negara-negara anggota dan diharapkan akan berlaku selama enam bulan, dengan kemungkinan ditolak kapan saja �" atau bahkan diperpanjang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya