Berita

Sekretaris Jenderal WPK Kim Jong Un memimpin Rapat Politbiro ke-5 Komite Sentral ke-8 WPK/KCNA

Dunia

Dipimpin Kim Jong Un, Rapat Politbiro Partai Pekerja Korea Bahas Tantangan Pembangunan Ekonomi

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah agenda, meliputi politik, ekonomi, budaya, hingga pertahanan menjadi pembahasan dalam Rapat Politbiro ke-5 yang digelar oleh Komite Sentral ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK).

Berlangsung di gedung kantor Komite Sentral Partai pada Rabu (1/12), rapat dihadiri dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal WPK Kim Jong Un. Selain itu, hadir pula para anggota Presidium Biro Politik Komite Sentral.

Mereka bertemu secara khusus untuk membahas penyelenggaraan Rapat Paripurna ke-4 Komite Sentral ke-8 WPK.


Dalam pernyataannya yang dimuat KCNA, Kim Jong Un menyoroti target-target yang telah ditetapkan oleh Kongres Partai ke-8 berjalan dengan baik, meski masih ada kesulitan, khususnya dalam bidang ekonomi.

Kendati begitu, ia mengapresiasi perubahan positif yang dibuktikan dengan pengelolaan ekonomi negara yang stabil, baik dalam sektor pertanian dan konstruksi.

"Setiap bidang mengumpulkan pengalaman berharga yang diperlukan untuk pengembangan masa depan dalam kursus ini," ujar Kim Jong Un.

Ia mengatakan, berbagai upaya pembangunan ekonomi dan peningkatan taraf hidup didorong dengan semangat dan kepercayaan diri dari nilai sosialisme.

"Tahun depan akan menjadi tahun yang penting karena kita harus melakukan perjuangan yang sangat besar seperti yang kita lakukan tahun ini," lanjut Kim.

Untuk itu, lanjut dia, Komite Sentral WPK harus menyusun rencana untuk tahun baru dengan baik agar dinamis, maju, ilmiah dan rinci, dan mengkonsolidasikan dasar untuk melaksanakan rencana lima tahun.

Biro Politik Komite Sentral WPK mengambil keputusan untuk mengadakan Rapat Paripurna ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai selama sepertiga terakhir bulan Desember dan membahas apa yang akan dimasukkan ke dalam agenda rapat pleno.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya