Berita

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Stoltenberg: NATO Akan Beri Sanksi untuk Rusia Tapi Bukan karena Membela Ukraina

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peran NATO adalah mencegah konflik atas situasi yang saat ini berkembang di perbatasan Ukraina, bukan untuk membela salah satu pihak. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan jika NATO nampak bersikap keras terhadap salah satunya, itu karena pihak itu terlihat telah berupaya mengingatkan agresinya.

Dalam sebuah wawacara dengan CNN, Stoltenberg mengatakan pihaknya telah mengingatkan Rusia sekali lagi, untuk menghentikan agresinya di wilayah itu.

"Tugasnya adalah untuk mencegah hal itu terjadi. Itu pertama-tama alasan mengapa kami menyerukan Rusia untuk menghentikan tindakan agresifnya terhadap Ukraina," kata Stoltenberg.


Menurutnya, setiap negara memiliki hak untuk membela diri yang sebenarnya diabadikan dalam piagam PBB.

"Dukungan NATO untuk Ukraina adalah 110 persen atau benar-benar sejalan dengan kewajiban internasional kami, dan Ukraina, tentu saja, memiliki hak untuk membela diri," tegasnya, seeprti dikutip dari Ueobserver, Kamis (2/12).

Dia menggarisbawahi bahwa NATO memberikan "jaminan keamanan" kepada negara-negara anggotanya, sementara Ukraina bukan salah satunya. Jadi, tidak benar jika dikatakan NATO membela Ukraina, kilahnya.

"Ukraina adalah mitra yang kami berikan dukungan," kata Stoltenberg, menggarisbawahi bahwa anggota aliansi dapat mengharapkan perlindungan penuh oleh NATO jika terjadi agresi.

Kabar bahwa Rusia sedang menyiapkan agresinya di perbatasan Ukraina membuat AS dan NATO segera mengeluarkan penyelidikan dan juga peringatan. AS bahkan mengatakan menemukan bukti-bukti bahwwa Rusia mengirimkan pasukan baru ke perbatasan dan siap menyerang Ukraina.

Baik NATO maupun AS telah menyiapkan serangkaian sanksi apabila Rusia tetap nekat melancarkan serangannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya