Berita

Menteri Keuangan Turki Lutfi Elvan yang dipecat/Net

Dunia

Nilai Tukai Lira Anjlok, Erdogan Langsung Copot Menkeu Turki

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 10:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Anjloknya mata uang lira berujung pada pemecatan Menteri Keuangan Turki Lutfi Elvan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pada Rabu (1/12), Elvan dilaporkan telah mengumumkan pengunduran dirinya setelah dipecat oleh Erdogan. Presiden sendiri menggantikan Elvan dengan wakilnya, Nureddin Nebati.

Pemecatan Elvan merupakan ketiga kalinya Turki mengganti menkeu selama satu tahun di tengah krisis ekonomi yang dihadapi.


Pada November 2020, pendahulu Elvan, Berat Albayrak juga mengundurkan diri di tengah kontraksi ekonomi dan jatuhnya nilai lira. Albayrak adalah menantu Erdogan, sekaligus seorang konglomerat.

Sementara itu, Nebati adalah anggota Dewan Eksekutif Pusat Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa dan merupakan anggota dewan pusat Asosiasi Industrialis dan Pengusaha Independen (MUSIAD) dan Dewan Disiplin Kamar Dagang Istanbul.

Ia belajar hubungan internasional di Universitas Istanbul dan menerima gelar Phd. dalam Ilmu Politik dan Administrasi Publik di Institut Ilmu Sosial Universitas Kocaeli.

Dimuat Sputnik, nilai tukar lira mengalami rekor penurunan  pada Rabu. Bank sentral melakukan intervensi dengan menjual cadangan devisa, tetapi lira masih mencatat penurunan nilai 40 persen pada tahun 2021.

Data menunjukkan, ekonomi Turki berjalan sangat baik pada kuartal ketiga tahun 2021, meningkat sebesar 7,4 persen menurut angka yang dirilis pada Selasa (30/11), sangat terbantu oleh kembalinya pariwisata.

Namun, inflasi juga terus meningkat, mencapai hampir 20 persen pada bulan Oktober karena bank sentral terus memangkas suku bunga. Sejak September, bank telah memangkas suku bunga pinjaman sebesar 4 persen. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya