Berita

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin/Net

Dunia

Volume Perdagangan Rusia dan Vietnam Meningkat 16 Persen

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia dan Vietnam terus mengembangkan kerja sama meskipun di tengah pandemi Covid-19. Seiring dengan hubungan kedua negara yang semakin baik, volume perdagangan kedua negara pun semakin meningkat.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin berharap kerja sama bisa diperluas dalam sektor-sektor lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan bersama.  

"Kerja sama perdagangan dan ekonomi kami semakin berkembang meskipun ada virus corona: antara Januari dan September volume perdagangan bersama kami tumbuh lebih dari 16 persen dibandingkan tahun 2020, menjadi 5 miliar dolar AS," kata Mishustin, dalam pertemuannya dengan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc yang sedang berkunjung ke Moskow, Rabu (1/12).


Selama pandemi, kedua negara bekerja sama dengan baik dalam penanganan virus corona, di antaranya  Rusia mengirim sistem pengujian modern dan laboratorium ke Vietnam.

"Kami juga mengirimkan vaksin Rusia yang telah terbukti keefektifannya," lanjut Mishustin, seperti dikutip dari TASS.

Rusia juga siap membantu Vietnam dalam memproduksi vaksin Sputnik V dan mengiriman vaksin Sputnik Light sebagai penguatnya.

Ia meyakini, vaksin sangat membantu memberikan perlindungan terhadap semua warga dari ancaman virus corona, terutama saat ini ditemukan varian baru Omicron.

“Hubungan persahabatan dan kemitraan antara Rusia dan Vietnam didasarkan pada sejarah kejayaan kita bersama; negara kita mendukung perjuangan rakyat Vietnam untuk pembebasan dari kolonialisme, kita membantu mempertahankan kemerdekaannya saat itu,” kata Mishustin, menunjukkan bahwa kedua belah pihak merayakan ulang tahun ke-20 deklarasi kemitraan strategis antara Vietnam dan Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya