Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Siap Jadi Mediator Masalah Rusia-Ukraina, Erdogan Bakal Diskusi bersama Vladimir Putin

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 06:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah permasalahan terkait Ukraina akan menjadi topik pembahasan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam sebuah laporan kepada anggota majelis tinggi parlemen Rusia di Moskow pada Rabu (1/11), mengatakan hubungan antara para pejabat Rusia dan Turki sejauh ini tercatat sangat positif, meskipun memiliki pandangan yang berbeda tentang sejumlah masalah.

Diskusi akan berlangsung melalui sambungan telepon dalam waktu dekat, menurut laporan Anadolu Agency.


"Turki memiliki 'posisi khusus' dalam konflik Ukraina. Negara itu menikmati hubungan baik dengan Ukraina dan juga Rusia, seperti yang disampaikan Presiden Erdogan, yang minggu ini menyatakan bersedia menjadi mediator antara Moskow dan Kyiv," kata Lavrov.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengumumkan bahwa Lavrov akan bertemu dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di sela-sela pertemuan tingkat menteri Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) di Stockholm, Swedia, yang dimulai Jumat.

Ketegangan yang sudah berlangsung lama atas pencaplokan Krimea oleh Rusia pada tahun 2014 telah diperburuk oleh separatis yang didukung Rusia di wilayah perbatasan timur Donbas, bersama dengan penumpukan militer Rusia yang dikecam oleh Barat.

AS, Majelis Umum PBB, dan Turki semuanya memandang pencaplokan Krimea sebagai tindakan ilegal.

Di tengah penumpukan perbatasan, Rusia justru menuduh Ukraina melakukan provokasi, tuduhan yang dibantah Kyiv.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya