Berita

Pasukan penjaga perbatasan Belarusia/Net

Dunia

Dituduh Merusak Lampu, Pasukan Penjaga Perbatasan Belarusia Tunjuk Balik Hidung Polandia

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 05:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia bereaksi keras terhadap pernyataan Kementerian Pertahanan Polandia yang mengatakan Pasukan Penjaga Perbatasan Belarusia melakukan provokasi dengan menyerang dan merusak lampu perbatasan Polandia.

Lewat saluran Telegram, Pasukan Penjaga Perbatasan Belarusia mengungkapkan justru Polandia yang melakukan provokasi dengan tuduhannya itu.

“Postingan yang diunggah Kementerian Pertahanan Polandia di Twitter pada 1 Desember, tidak lain adalah provokasi. Rupanya, pihak Polandia tidak menyukai ketenangan, apa yang diunggahnya itu memicu eskalasi ketegangan lebih lanjut di perbatasan,” kata Pasukan Penjaga Perbatasan Rusia, seperti dikutip dari Moscow Times.


Pasukan itu menjelaskan bahwa jarak dari garis perbatasan ke tiang lampu Polandia terlalu jauh untuk sebuah tembakan yang akurat dengan senjata pneumatik. Sehingga tidak masuk akal jika ada lampu di perbatasan yang rusak oleh tembakan senjata tersebut.

"Lagipula, semua petugas patroli hanya membawa senjata tempur saat bertugas," tambah Pasukan.

Pasukan menyesalkan sikap pejabat Polandia yang sering mengeluarkan tuduhan dan setelahnya langsung melupakan tanpa memberikan klarifikasi dan bukti-bukti. Belakangan, semakin banyak pejabat Polandia yang mengeluarkan pernyataan provokatif yang tidak ada hubungannya dengan kenyataan, dan semua tuduhan yang dilontarkan terhadap pihak Belarusia adalah produk dari imajinasi mereka.

"Polandia dengan sengaja menyebarkan berita palsu untuk menyembunyikan dari publik gambaran sebenarnya dari peristiwa di perbatasan," ujar Pasukan.

Pekan lalu, Kementerian Pertahanan Polandia mengaku  tiang-tiang penerangan di perbatasan telah ditembak dan mereka menuduh Pasukan Penjaga Perbatasan Belarusia yang melakukannya. Kementerian menyatakan niatnya untuk memanggil atase militer Belarusia atas insiden tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya