Berita

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat Novermal Yuska/Net

Nusantara

Korban Kecelakaan Dikabarkan Bunuh Diri, Bukti Perlunya Bijak Bermedsos

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 17:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pesatnya penyebaran disinformasi di tengah digitalisasi meningkatkan pentingnya bermedia sosial dengan bijak.

Hal itu menjadi pesan yang disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesisir Selatan, Novermal Yuska ketika menyoroti kasus jatuhnya seorang pria bernama Tengku Iskandar ke jurang Kelok Jariang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Awalnya, Tengku Iskandar diberitakan hilang di kawasan Kelok Jariang, Jalan Lintas Padang-Painan KM 27 pada Senin (29/11). Sontak berita tersebut menjadi bahan perbincangan di media sosial.


Warganet kemudian menyebut hilangnya Tengku Iskandar karena ia bunuh diri lantaran depresi. Tetapi informasi tersebut dibantah oleh sang istri, Husnatul Azizah.

Keesokan harinya, Selasa (30/11), setelah melakukan pencarian panjang, Tim Pencarian dan Pertolongan Kota Padang akhirnya menemukan Tengku Iskandar yang merupakan warga Nagari Sago Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, ini di dekat Air Terjun Sarasah Kapalo Banda Koto, sekitar 2,5 kilometer dari lokasi korban dinyatakan hilang.

Setelah diusut, Tengku Iskandar mengeluh sakit sebelum menghilang. Ia juga mengaku sempat bangkit dan berusaha menyusuri anak sungai menuju rumah penduduk setelah jatuh dari jurang.

Menanggapi banyaknya berita salah yang beredar, Novermal yang merupakan Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat menekankan pentingnya bijak bermedia sosial.

"Saring dulu sebelum sharing. Biasakan tabayun dan verifikatif dalam bermedia. Juga yang terpenting kita doakan agar Ustad Tengku Iskandar segera pulih kondisinya, keluarga tetap tabah sabar menghadapi musibah ini,” demikian Novermal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya