Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Meski Belum Akui Taliban, Arab Saudi Buka Kekonsuleran di Kedubes Kabul

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi memutuskan untuk membuka bagian kekonsuleran di kantor kedutaan besarnya di ibukota Afghanistan, Kabul, meski belum mengakui pemerintahan Taliban.

"(Keputusan itu) berasal dari keinginan kerajaan untuk menyediakan semua layanan konsuler kepada rakyat Afghanistan," kata Kementerian Luar Negeri, seperti dikutip Saudi Press Agency pada Selasa (30/11).

Sehari sebelumnya, Senin (29/11), Arab Saudi menyerukan agar Organisasi Kerjasama Islam menggelar pertemuan luar biasa untuk dewan menteri demi membahas situasi kemanusiaan di Afghanistan.


Dalam inisiasi tersebut, Pakistan menawarkan untuk menjadi tuan rumah pertemuan di Islamabad pada 17 Desember.

Kerajaan memperingatkan bahwa jika Afghanistan menghadapi keruntuhan ekonomi setelah Taliban mengambil alih kekuasaan musim panas ini, itu akan merusak perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.

Pada 17 Agustus, dua hari setelah Taliban menguasai Kabul, AS membekukan aset bank sentral Afghanistan senilai 9,5 miliar dolar AS.

Donor dan organisasi internasional termasuk Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional telah berhenti melakukan pembayaran kepada rezim sementara Taliban.

PBB memperkirakan bahwa 22,8 juta orang atau lebih dari setengah penduduk Afghanistan akan menghadapi masalah pangan yang parah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya