Berita

Kapal selam Taiwan, Hai Pao/Net

Dunia

Korsel Bantah Bantu Taiwan Bangun Kapal Selam, Ada Transfer Teknologi Ilegal?

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 07:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan membantah informasi yang menyebutkan Seoul turut membantu pengembangan program kapal selam Taiwan, Hai Chang yang berarti "Kemakmuran Laut".

Sebuah laporan dari Reuters pada Senin (29/11) mengungkap setidaknya ada tujuh negara yang membantu Taiwan membangun delapan kapal selam baru sebagai upaya memperkuat diri menghadapi China.

Tujuh negara tersebut meliputi Amerika Serikat (AS), Inggris, Australia, Spanyol, Korea Selatan, dan Kanada.


Sehari setelah laporan tersebut, Selasa (30/11), seorang pejabat dari Istana Kepresidenan Korea Selatan menyebut informasi tersebut tidak benar. Ia mengatakan, Seoul akan menyelidiki apakah ada transfer teknologi yang dilakukan secara ilegal dalam kasus ini.

Dalam laporannya, Reuters menulis insinyur, mantan perwira angkatan laut dan teknisi dari Australia, India, Korea Selatan, Spanyol dan Kanada telah didaftarkan oleh perusahaan Taiwan untuk proyek kapal selam.

Sementara beberapa perusahaan AS memasok Taiwan dengan teknologi utama, termasuk sonar dan komponen sistem tempur. Perusahaan Inggris juga telah mengekspor teknologi sensitif ke Taiwan.

Keterlibatan perusahaan Inggris dan Amerika dalam proyek Taiwan telah disetujui oleh pemerintah masing-masing.

Proyek pembuatan delapan kapal selam serang diesel-listrik baru yang dilakukan Taiwan dikembangkan oleh China Shipbuilding Corporation (CSBC) di Kaohsiung.

Memakan biaya hingga 16 miliar dolar AS, proyek ini dimulai sejak 2017. Tahun lalu, pembangunan kapal selam pertama dimulai. Diharapkan kapal pertama dari delapan kapal selam dapat dikerahkan sebelum tahun 2025.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya